Minggu, 09 Februari 2014

Melancong ke Negeri Seberang pt 2

Setelah makan puas di Restaurant Warisan (Jalan Merdeka), perjalan dilanjutkan dengan lawatan ke Sekolah Rendah (SD) Bukit Bintang, Salah satu sekolah umum terbaik di Malaysia.
ini piring yang ke berapa yaa? haha
Perjalanan ke Bukit bintang agak lama, bukan karena macet, tapi emang jaraknya agak jauh, sekalian keliling kota KL katanya. Lewat Batu Cave juga, sayang gak mampir, padahal itu salah satu tempat wajib yang dikunjungi di Malaysia T.T (terus bulan lalu si erfan pamer foto nya di batu cave T.T)
oh yaa, sempat mampir ke salah satu pusat penjualan mutiara di KL, katanya sih harganya paling murah dan kualitasnya oke. Tapi nggak beli, bagus yang dari lombok kalii (rasis)
Sekitar pukul 4 sore sampai di SRBB (padahal jadwal kedatangan seharusnya jam 3 sore). SRBB berada di kompleks perumahan mewah di Bintang. Jadi lingkungannya sepi tidak banyak mobil lalu lalang. Begitu datang langsung disambut oleh para cik gu yang sangat ramah, tidak ada hambatan dalam berkomunikasi karena bahasa melayu yang digunakan sedikit mudah dipahami.
comel nye
Acara lawatan dibuka oleh penampilan dari siswa SRBB, menarikan tari tradisional dengan alunan lagu "Selayang Pandang", comel nyeeee
Lama sudah tidak ke ladang  
Tinggi rumput dari lah lalang 
Lama tak kupandang 
Hatiku bimbang 
Layang-layang selayang pandang 
Hati di dalam rasa bergoncang 
Jangan ragu dan jangan bimbang 
Ini lagu selayang pandang
 Berasa familier dengan lagu ini? sama! tapi eits jangan curiga dulu. Lagu selayang pandang ini memang lagu dari melayu. Tapi masuk list lagu daerah Riau pula. Baik malaysia dan Riau memang dalam satu induk ras melayu, jadi jikalau lagu tradisional nya sama ya wajar, karena satu ras.

Penampilan selanjutnya yakni...
gak salah liet kok, emang itu gamelan
Penampilan gamelan dari siswa SRBB! iya bener kok gamelan. Cik gu memang menjelaskan kalau gamelan ini merupakan salah satu kokurikulum (eskul) di sekolah tersebut. dan gamelan ini memang diimpor dari sumatera barat (Indonesia: WIN!). Memang kita patut lah berbangga bila tradisi kita diminati oleh negeri seberang. Tetapi ini juga peringatan bagi kita, bahaya kecolongan lagi lho.
Setelah menikmati sajian penampilan dari siswa SRBB yang comel comel, saatnya mendengarkan paparan profil SRBB yang disajikan langsung oleh guru besar (kepala sekolah) SRBB. Karena pas itu gak bawa catatan jadi lupa apa saja yang dipresentasikan, tapi berdasarkan paparan guru besar bahwa gaji guru di Malaysia itu belasan juta rupiah, gaji guru besar sekitar 40 juta rupiah, WOW

Keliling sekolah? Pasti! Bangunan SRBB tidak terlalu megah, bangunan 2 lantai itu terkesan sederhana bila dibandingkan dengan rumah rumah di sekitarnya yang megah megah. Tapi bener bener nyaman suasananya, banyak hiasan dan pajangan yang mempercantik tiap sudut sekolah, Belum lagi ruang terbuka hijau yang benar benar asri.

Jadwal hari pertama ini super padet, dengan keadaan belum mandi selepas turun dari airport. Langsung lanjut mengunjungi Genting Highland. Genting Highland adalah sebuah resort di Malaysia yang sangat terkenal dengan casino nya, tapi kunjungan kesini bukan untuk main kasino lah. Perempuan (apalagi yang berjilbab) dilarang masuk ke komplek casino. Tujuan utama ke sana yakni; mencoba gondola tercepat se-Asia tenggara! Asiiik
aslinya yaa takut naik beginian

keliatan di belakang: hotel genting
Cable car (gondola) yang ada di Genting Highland ini juga di predikatkan sebagai gondola terpanjang di Asia. Cable car ini menghubungkan Pahang dan Selangor, melawati hutan tropis yang masih benar benar terjaga keasliaanya. Tapi jangan dibayangkan gimana proses pembangunan cable towernya, heraan juga.
maket pembangunan Genting higland

Indoor themepark, kereen

flower festival
Di dalam resort world genting terdapat berbagai macam wahana, diantara nya pertokoan barang branded, musium genting, dan indoor theme park. di musium genting terdapat berbagai barang koleksi antik seperti lukisan, piring jaman cina dsb, pokoknya yang biasa ditemui di musium pada umumnya. Yang menarik perhatian di sini yakni indoor theme park, benar benar indoor theme park, bukan hanya sekedar odong odong aja, banyak macam permainan ekstrim seperti roller coaster, merry go around, bianglala dsb. Cuma sayangnya karena antri panjang (weekend soalnya) jadi gak sempet coba. Tiket untuk permainan di theme park ini cukup mahal, sekitar RM 70 untuk permainan roller coasternya kalau tidak salah.

Hari pertama yang panjang dan mengasikkan telah terlewati, sekitar pukul 11 malam check in hotel di daerah chinatown KL, tepatnya di 5elements hotel (cek di http://www.the5elementshotel.com/). Hotel ini tempatnya memang strategis banget, tepat berada di 24 hour Chinatown market! Jadi apa lagi yang ditunggu, keliling yuk!
di lobby hotel

walaupun jam saat itu menunjukkan pukul setengah 12 malam, (sehabis mandi tentunya) badan masih semangat banget buat jalan jalan sekitar Chinatown. Rencananya sih mau coba belanja di pasarnya karena kabarnya harga disini jauh lebih murah dibanding tempat lain. Tapi, ternyata gak semua info itu benar, pasar chinatown tidak buka 24 jam, udah sepi, hanya ada beberapa pedagang saja. batal belanja deh.

Tapi bukan melancong namanya kalau tidak mencoba kearifan lokal nya. Dari pada cuma berdiam diri di hotel, lebih baik muter muter daerah situ aja, pura pura nya jadi warga sana, hahaha.
kompleks bangunan tua yang terlihat elegan kala malam hari

di jalan raya, makan ice cream nestle seharga RM 1

agak tidak disarankan naik taksi di malaysia, sopirnya gak pakai argo, kudu nego dulu
Cukup kecewa juga gak jadi belanja di pasar pecinan. Tapi rasa kecewa itu segera terobati dengan keliling kompleks sekitar hotel. Karena berada di chinatown, maka orang yang berada disini kebanyakan orang etnis cina. Dini hari merupakan waktunya chinatown berubah menjadi pasar festival makanan, makin lama warung warung masakan cina makin ramai, pedagang kakilima sate dan dimsum juga banyak. Tapi sayangnya nggak bisa coba makan di sana, kata pak Murad makanan di chinatown itu pasti ada babinya, kecuali yang warung muslim.

Cukup puas berkeliling di kompleks chinatown, waktunya balik ke hotel. Istirahat? eits belum. Saatnya menikmati acara TV malaysia! Namun tidak lama terpaksa harus mengistirahatkan diri, hari yang padat telah terlewati, Alhamdulillah

Masih ada destinasi yang menunggu esok hari, Johor Bahru dan Singapura, seruuu!

Melancong Ke Negeri Seberang

Lama sih tapi asyik juga buat diinget inget :)



KL, Melaka, SG

NAAAAH LAWAAAS
barusan kepikiran ngumprek ngumprek blog lama.
Kangen juga nulis blog lagi, ihirr kayak blogger beneran aja

Ketiga foto diatas sebenarnya udah cukup lawas, foto itu diambil bulan Oktober 2012, pas melancong ke negeri tetangga, Malaysia dan Singapura.
Beberapa tahun lalu emang lagi ngetrend banget melancong dengan metode tas ransel ke luar negri. Keren banget kan bisa survive di negeri orang, benar benar menjadi orang asing beneran, bukan orang yang diasingkan atau mengasingkan diri dari hal yang harusnya gak asing, syuut.


BERANGKAT
Kalo pengen keren sih ngakunya backpackeran, padahal yaa kesana numpang biro. sebenarnya juga gak biro. Jadi, salah satu temen ayah itu seneng banget jalan jalan, nah yang biasanya berkutat sekitar Bali-Jogja-Bandung-Jakarta dsb tiba tiba punya rencana baru: nyebrang ke negara tetangga, yeeeey!

Berangkat dari rumah ke surabaya jam 12 malem, karena pas itu bertepatan sama wisudanya kakak dan si icen udah di krasan jember. Jadi berangkat berdua aja. Perjalanan Malang-Sby lancar banget pas itu (yaeyalah jam segitu). Nyampe Surabaya jam 2 lewat. Karena jadwal Boardingnya masih jam 4, jadi nganggur dulu di depan agak lama.

Sekalian nunggu muter muter bandara, beli permen, persiapan dari pada ntar nyampe tujuan jadi jetlag dsb. gak ada yang asik di bandara pas itu, sepi. gak ada kedatangan atau keberangkatan sepagi itu. mungin ada beberapa staff bandara yang lalu lalang di sekitar.

Jam 4 boarding, jadwal penerbangan paling awal, kalo tidak salah penerbangan QZ8276 pukul 05.35 WIB, datang pukul 09.10 WITA (waktu malaysia itu sama seperti WITA). Pas itu sempat bingung, bukannya malaysia itu ada di semenanjung melaka, atasnya Aceh (hahaha ketauan ips nya paraah). Ternyata anggepan itu salah, malaysia itu sama seperti kalimantan GMT +8.00
padahal malaysia lebih deket dari sumatra kan ketimbang kalimantan
 "Kopernya kosong yaa, pasti niatnya mau belanja ini ke Malaysia", celetuk pegawai boarding pas koper ditimbang. Dengan batas wajar pesawat ekonomi reguler 15 kg per penumpang, ternyata koper yang 'ditimbang' cuma 3 kg. Nyengir aja. Padahal pas itu di dompet cuma ada 3 ringgit malaysia, 2 dollar 4 cent singapura dan 20 bath. Itupun uang lecek beberpa tahun lalu yang mungkin udah gak berlaku di negaranya. Tapi seenggaknya kan bawa pegangan, hahaha

Sebetulnya emang pas itu kopernya bener bener kosong, mungkin cuma isi charger hp dll, yang lain udah masuk ransel besar yang bisa dibawa ke kabin.Langkah selanjutnya masuk ruang tunggu, sholat dulu, cuci cuci muka dulu (berangkat dari rumah gak mandi soalnya hahaha).

Selepas nunggu untuk beberapa waktu akhirnya masuk juga ke dalam ruang imigrasi, dikasi cap keluar dari Indonesia. Nah berarti sekarang udah gak di wilayah negara apapun secara hukum, hihihi asik. Oh iya tapi sebelum itu lewat ruang sterilisasi (bikin istilah sendiri), jadi pensterilan dari barang barang yang tidak boleh dibawa ke kabin seperti cairan (air minum, pasta gigi, parfum dsb), senjata berapi dll.

Masuk ke kabin, unyu juga ternyata Air Asia. Kabinnya kecil, interiornya didominasi warna putih kursinya hitam, lumayan nyaman buat kelas ekonomi, seenggak nya kalau kabinnya kecil :)

Saat terbang lebih kurang 2 jam, mata benar benar dimanjakan dengan pemandangan dibawahnya. Indonesia memang zamrud khatulistiwa! alamnya terlihat terbentang hijau.
Nah pas udah hampir sampai di Malaysia, terlihat perbedaannya, di malaysia tanahya di dominasi tanah merah dan gunung kapur, vegetasinya sepanjang terlihat didominasi kelapa sawit.

HARI 1 - Selamat Datang di Malaysia
Dan akhirnyaaa Sampailah pada negeri diraja malaysia. Karena Air Asia itu maskapai milik Malaysia, jadi maskapai tsb memiliki bandara khusus sendiri, yakni di KLIA di Sepang, negara bagian Selangor
gak sempat foto, ini KLIA. ambil dari wikipedia

Dari bandara, langsung dijemput sama abang (pak) Murad. Pak Murad adalah local guide kami, asli orang malaysia.  Pak Murad berperawakan khas malaysia. Beliau adalah orang yang ramah, lancar bercakap Indonesia (Lebih banyak memakai bahasa melayu) dan memiliki banyak wawasan tentang Indonesia. Dan tentunya sebagai warga malaysia yang sesungguhnya, Pak Murad juga seneng banget nyindirin Indonesia, yang ini malesin banget.

"Selamat datang di Malaysia, terimakasih kawan kawan dari Indonesia ini mau untuk  datang ke negeri kami Malaysia, dengan datangnya anda ke negeri ini, maka anda ikut membantu dalam peningkatan devisa negeri kami", langsung berasa durhaka deh sama Indonesia T.T

FYI, Indonesia dan Malaysia memang memiliki hubungan yang dekat dan akrab. Indo dan Malay berada dalam satu wilayah Asia bagian tenggara, Hal inilah juga yang melatarbelakangi terbentuknya organisasi ASEAN. selain itu pula Indo dan Malay sama sama ras melayu mongoloid. Tapi saudara dekatpun juga sering bertengkar, begitu  juga kedua negara ini. dari jaman Indonesia baru merdeka dan Malaysia belum merdeka, kedua negara ini sudah sering terlibat konflik. Yang paling dahsyat adalah konfortasi pengambil allihan serawak (kalimantan utara) oleh Malaysia dari tangan Indonesia, sehingga muncullah semboyam "Ganyang Malaysia" yang amat melegenda.

Perjalanan dari KLIA ke Kuala Lumpur lumayan lama, sekitar 35 km jauhnya. Tapi karena jalan yang dilewati merupakan jalan tol super, perjalanannya sangat singkat, Memang disini patut diakui bahwa infranstruktur di Malay memang setahap lebih maju di dari pada di Indo.

Sepanjang perjalanan bypass KLIA dipenuhi oleh tanah merah, gunung kapur dan pohon kelapa sawit, seragam! mungkin kalo nyasar disana tanpa ada petunjuk jalan atau apa, bakalan nyasar kali, ora kiro eruh lor kidul kulone endi

Di tengah perjalanan berhenti sebentar di suatu rest area yang masih di sekitar Sepang. Tempat rest areanya bagus banget, bersih wangi dan jenis makanannya lengkap. Ada waralaba daily fresh sweet corn in cup juga mirip di Indonesia, kalo enggak salah harganya untuk cup kecil pas itu RM 3 (pas itu 1 RM= 2800 sekian sekian, kita anggap aja 3000). di rest area menikmati Tea-O (teh biasa) dan jajanan (yang katanya sih asli malaysia) lupa apa namanya, pokoknya mirip jajan mendut disini, oh iya ada juga sandwich telur setengah matang khas inggris banget (fyi malaysia itu negara persemakmuran inggris).

tandas nya bersih

biar kayak mobilnya hehehe -_-
Perjalanan lanjut, tapi sebelum itu mampir di pusat kota (kalo gak salah daerahmid valley) untuk tukar uang, katanya sih money changer disini harganya paling murah.
Majalah remaja: kekal no 1 di pasaran
Nah tepat disamping pertokoannya money changer itu ada Sevel! dan gara gara terlalu senengnya  ketemu my little slurpee gak sadar kalo ternyata slurpeenya belum mateng, hahaha -_-
Sevel di KL sama kayak sevel di Jakarta, tapi kalo di Jakarta sevel  itu gede gede dan jadi tempat nongkrong, kalo di sana sevel nya ukuran nya lebih kecil, seperti Alfamart atau Indomaret lah kalo di sini.
Oh iya, yang di foto di atas itu majalah "remaja", pesenannya icen. Si icen pesen oleh olehnnya agak unik: minta sesuatu yang gak bisa ditemukan di Indonesia! Kalo baju, tas, aksesori serba Malaysia itu mungkin sudah bisa di beli disini, Nah kalo majalah berbahasa melayu kan gak ada kalo gak ke Malaysia langsung!
Harga majalah di Malaysia murah banget lho, Majalah remaja diberi harga hanya RM 5! Sementara untuk koran harganya RM 2,7

penjaganya gak ketip sama sekali

pasukan berkuda

Obyek wisata pertama yang dikunjungi yaitu Istana negara Malaysia (Muzium Diraja), Istana ini merupakan kediaman yang dipertuan agung raja Malaysia. Karena lagi gak dibuka untuk umum jadi cuma bisa maian main di gerbangnya saja. Istana Negara ini bergaya Inggris, ya karena Malaysia persemakmuran inggris, bahkan penjaganya pun mirip sama yang ada di Inggris (kayak pernah ke inggris aja hahaha)

Hari beranjak siang, Waktunya makan makan!
Kali pertama ini mencoba makan di kompleks paling favorit di Kuala lumpur buat foto foto. Kompleks Merdeka! Jadi kompleks merdeka itu merupakan suatu area di pusat kota yang mempertahankan bangunan peninggalan inggris yang sungguh eksotis. Diantaranya Railway station, KL city gallery, Musium tekstil nasional, masjid jamek dan Restauran Warisan! Nah restaurant warisan ini recommended banget! dengan hanya RM 16 bisa menikmati makanan khas Malaysia secara buffet, All you can eat!
makan banyak, dessertnya agar agar 'sumbo' (warnanya itu lho ijo biru pekat banget)

cokelat panas <3
Destinasi selanjutnya di Hari 1! Lawatan ke Sekolah rendah Bukit Bintang, Genting highlands dan Chinatown!